My Rileks
User Name Password
Daftar | Lupa Pwd
Rileks Metafor
Kamu Kendaraan Mudik Yang Mana?
Mudik... Mudik... Hari Raya Idul Fitri atau ...
Cari
Search My Rileks
Hi YM
NGAKAK

Kisah Budi Yang Tak Lekang Oleh Waktu

Satu hari saat jam pulang sekolah, Aco begitu semangat ...
Indeks Ngakak »
INFO RILIS
RAGAM

Karya Seni Mahal Di Balik Gedung PBB

karya seni mahal
karya seni mahal
Sebuah lukisan yang ruwet di langit-langit dengan nilai sekitar £ 15 juta di kantor PBB di Jenewa telah dibuka.

Lukisan itu dikerjakan artis Spanyol, Miquel Barcelo, selama setahun lebih dengan menggunakan 100 ton cat yang menggunakan warna dari seluruh dunia.

Dia bekerja bersama aristek dan insinyur untuk mengembangkan sebuah lempengan aluminium yang kuat untuk langit-langit di salah satu ruangan di kantor PBB itu.

Namun kelompok oposisi Spanyol mengkritik dana umum yang digunakan untuk lukisan tersebut terlalu besar, yang sebaiknya digunakan untuk memberantas kemiskinan.

Kementrian Luar Negeri Spanyol menepis kritik itu dengan mengatakan bahwa ada sumbangan pribadi yang digunakan untuk mendanai kerja seni Barcelo.

Selain itu ada juga bantuan dari luar negeri dan beberapa organisasi internasional, seperti PBB.

Menetes dari angkasa

Miquel Barcelo mengatakan bahwa inspirasi di balik lukisan abstraknya berasal dari Gurun Sahel.

"Pada suatu hari yang panas di Gurun Sahel, saya mengenang semangat kegembiraan dari citra dunia yang menetes dari angkasa," kata Barcelo.

"Pohon, gunug pasir, keledai, berbagai warna jatuh mengalir," tambahnya.

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, dalam acara pembukaan karya seni tersebut mengucapkan terimakasih kepada Barcelo karena memberikan bakatnya yang unik untuk melayani dunia.

"Karya seni yang anda ciptakan untuk ruangan ini adalah inovatif dan bersinar," tutur Ban Ki-moon.

"Saya tidak meragukan kalau orang datang karena ingin menyaksikannya, terlepas dari mereka ada keperluan di sini atau tidak."

Karya seni Barcelo tersebut bisa ditemukan di langit-langit ruang Hak Asasi dan Aliansi Peradaban di kantor PBB Jenewa. [bbc/ais]