You are here > Home LIFESTYLE Trendz Tips 5 Tips Kenali Parfum Palsu
Fri 03 Sep 2010
5 Tips Kenali Parfum Palsu PDF Print E-mail
15 Jan 2010
Membeli parfum palsu pada awalnya mungkin tidak tampak berbahaya, sampai Anda mengetahui zat kimia apa yang sebenarnya terkandung di dalamnya. Apakah sepadan mempertaruhkan kesehatan dengan iming-iming potongan harga parfum yang lebih murah dibandingkan merek aslinya?

Saat ini, parfum palsu dari merek terkenal cukup mudah ditemukan di toko-toko. Penggemarnya pun cukup banyak. Akan tetapi, yang kerap terlupakan barangkali adalah ancaman yang mengintai dari dalam botol parfum palsu tersebut. Tidak seperti parfum asli, parfum palsu bisa menimbulkan bahaya bagi pemakainya.

Menurut Jeannette Graf, dermatologis di Great Neck, New York, wewangian asli dari merek mewah jarang menimbulkan reaksi alergi karena terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi seperti essential oils. Sebaliknya, tiruan yang buruk dan beharga murah bersifat reaktif. Reaksi buruk yang mungkin ditimbulkan mulai dari hidung meler sampai kulit kemerahan dan eksim.

Wewangian diserap oleh tubuh. Ketika Anda membeli parfum palsu, tidak ada jaminan mengenai penelitian serta tes pengendalian kualitas dalam memproduksinya. Parfum tiruan umumnya lebih terkonsentrasi dan memiliki bau menyengat, atau menguarkan bau alkohol yang tidak tahan lama. Parfum palsu juga pernah ditemukan terkontaminasi alkohol, zat antibeku, sampai bakteri berbahaya.

Nah, berikut ini ada sejumlah cara untuk mendeteksi dan menghindari parfum palsu:
  1. Amati dengan teliti. Apabila cairan terlampau pucat, bisa jadi parfum itu merupakan produk tiruan yang mengandung alkohol tinggi. Jika cairannya terlampau gelap, bisa jadi parfum tersebut mengandung bahan yang tidak murni atau imitasi.
  2. Cermati label di botol parfum. Jika labelnya kotor, dicetak dengan buruk, atau salah eja, maka itu kemungkinan besar produk palsu. Jika kode bar atau tanda identifikasinya terlihat kasar, maka itu parfum tersebut bisa jadi palsu.
  3. Parfum berkualitas tinggi biasanya dijual di department store, toko khusus kecantikan, dan sejumlah butik farmasi atau apotek kelas menengah ke atas.
  4. Jangan mau dibodohi. Parfum asli sangat tidak mungkin dijual berjejer di atas meja di pusat-pusat wisata, pasar tradisional, atau oleh penjaja keliling.
  5. Berhati-hatilah dengan barang di etalase. Para penjual parfum palsu bisa memajang kemasan parfum asli tetapi memberikan Anda parfum yang palsu ketika membeli. (berbagai sumber/zet)
Comments (0)Add Comment

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Rileks Gallery

 

Sport Corner

Mourinho: AC Milan Ancaman Berat Madrid!
03/09/2010

Mourinho memantau perkembangan transfer Milan karena Real Madrid bakal bertemu dengan Milan di Grup G Liga Champions...


Kampusiana

Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM

Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya...


Lainnya

Polling

Apa sih referensi paling kuat buat kamu untuk beli produk baru!
 

Media Sindikator

Gen FM JAK FM Parents Mahaka Media