You are here > Home LIFESTYLE Trendz HealthyLife Akupuntur Pada Telinga Cegah Obesita
Fri 03 Sep 2010
Akupuntur Pada Telinga Cegah Obesita PDF Print E-mail
13 Jan 2010
Akupuntur telah terbukti sangat efektif dan tanpa efek samping. Metode ini telah tersusun dan terumuskan sejak sekitar 3.000 tahun sebelum masehi.

Para dokter ahli akupuntur yang telah melakukan berbagai riset, sampai pada kesimpulan bahwa akupuntur pada telinga memberikan efek yang baik. Dari sekian banyak titik akupunktur telinga yang digunakan, titik lapar (T 18) adalah yang paling efektif. Jenis jarum telinga (press needle) direkat dengan plaster.

Penderita diminta memegang jarum selama 2-3 menit pada saat lapar, setengah jam sebelum makan sebanyak tiga kali sehari. Follow-up dilakukan satu minggu sekali untuk evaluasi respon subyektif dalam hal pengurangan rasa lapar dan respon obyektif dari penurunan berat badan. Reaksi yang timbul akibat rangsangan pada daerah ini adalah lebih tahan lapar. Nah, di tempat kursus akupunktur ada bahan ajaran ini.

Penekanan jarum telinga merangsang ramus auricularis Nervus Vagus, melalui Nervus Vagus disalurkan ke cabang-cabang yang memepengaruhi system gastrointestinal atau sistem pencernaan bagian atas. Kontraksi otot ditekan sehingga keadan lambung menjadi tenang, sehingga rasa lapar berkurang dan rasa lapar berkurang pula. Bahan ajaran di tempat kursus akupunktur mungkin ada dipelajari.

Sementara itu, studi yang muncul dalam Journal of NeuroImage menyebutkan bahwa teknik yang digunakan akupuntur selama ini ternyata dengan cara meningkatkan kemampuan Mu-Opoid Receptors (MOR) pada bagian otak dan mengurangi sinyal sakit, yang terdapat spesifik pada kelenjar-kelenjar cingulate, insula, caudate, thalamus dan amygdala.

Para ahli melihat fakta yang sama pada pemakaian obat-obatan dalam dunia medis, dimana obat-obatan penghilang rasa sakit seperti morfin, codeine dan lainnya ternyata juga bekerja dengan mengikat reseptor tersebut (MOR) pada bagian otak serta tulang belakang.

"Kemampuan mengikat reseptor inilah yang dapat menurunkan rasa sakit," ujar Richard E. Harris, PhD, seorang peneliti dari Chronic Pain and Fatigue Research Center. (berbagai sumber/zet)
Comments (0)Add Comment

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Rileks Gallery

 

Sport Corner

Mourinho: AC Milan Ancaman Berat Madrid!
03/09/2010

Mourinho memantau perkembangan transfer Milan karena Real Madrid bakal bertemu dengan Milan di Grup G Liga Champions...


Kampusiana

Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM

Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya...


Lainnya

Polling

Apa sih referensi paling kuat buat kamu untuk beli produk baru!
 

Media Sindikator

Gen FM JAK FM Parents Mahaka Media