You are here > Home LIFESTYLE Technoz Sains Teknologi Virus Indonesia Paling Berbahaya!
Fri 03 Sep 2010
Virus Indonesia Paling Berbahaya! PDF Print E-mail
24 Aug 2009
Virus buatan Indonesia diyakini lebih berbahaya dari produksi asing, karena virus lokal tersebut bisa  menghilangkan data file.

"Sementara, virus asing tidak sampai menghilangkan file penting penggunanya. Produsen virus tersebut hanya ingin menunjukkan kelemahan windows yang ada saat ini," kata Technical Security Consultant, ESET Indonesia, perusahaan di bidang keamanan digital, Yudhi Kukuh, di Surabaya, Minggu (23/8).

Namun, jelas dia, dari sejumlah virus yang menyebar di seluruh jaringan komputer di dunia, virus asal Indonesia hanya menyumbang 0,1 persen. "Meski penguasaannya terbilang minim secara internasional, pengguna komputer perlu menyadari pentingnya antivirus untuk melindungi data," ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, variasi virus di dunia sangat beragam. Akan tetapi, yang kini menjadi tren dan berbahaya adalah virus configure. Virus ini sifatnya bisa menggandakan diri, sehingga kini variannya bisa mencapai turunan ke-30 (configure varian AQ).

"Mayoritas, selama ini yang menyerang komputer di antaranya configure generic, configure varian A, dan configure varian AA," katanya.

Sementara, ia mencontohkan, ragam virus lokal yang juga membahayakan data pengguna komputer seperti babon, aksika, coolface & coolface MP3 player, W32/Kill AV, pendekar blank, pacaran, blue fantassy, Windx-Matrox. "Selain itu, ada juga virus amburadul, 'FD Shield', Purwo C, dan Nadia Saphira," katanya mengungkapkan.

Terkait pengguna antivirus ESET, "Marketing Communications" ESET Indonesia, Chrissie Maryanto, menyatakan, sampai saat ini pasar terbesar sebanyak 60% berada di Jakarta, 30% di Surabaya, dan 10%-nya menyebar di kota lain.

"Dari jumlah tersebut, segmentasi pasar kami terdiri dari 80% kalangan korporasi dan 20 persen pelaku usaha ritel," katanya.

Khusus di Surabaya, ia siap menembus pasar ritel di kota tersebut. Salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan peritel yang bergerak di bidang teknologi informasi (TI). Sementara itu, sejak Agustus ini ia telah memiliki reseller di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Jember, Bali, Balikpapan, dan Papua.

"Mengenai upaya menarik konsumen, kami memberikan promo Merdeka Dari Virus dengan harga promosi untuk 'Home Edition' seperti ESET Antivirus NOD32 yang kini menjadi US$24,99 dari harga normal US$39,99," katanya.(MI/sab/foto: blog)
Comments (2)Add Comment
0
...
written by rental komputer, August 18, 2010
Hebat dunia IT Indonesia.
semoga Indonesia juga bisa bikin anti virus yang paling manjur...
by www.ceriamultimedia.com
0
...
written by riise, August 25, 2009
penangkalnya ada g boz.......
cz takut Lo komp gue kna juGa...hehe

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Rileks Gallery

 

Kampusiana

Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM

Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya...


Lainnya

Polling

Apa sih referensi paling kuat buat kamu untuk beli produk baru!
 

Media Sindikator

Gen FM JAK FM Parents Mahaka Media