|
21 Jul 2009 |
Umpatan atau cacian selama ini memang terkesan negative bagi hampir semua orang. Kebiasaan mencaci merupakan kebiasaan buruk yang selalu dicap negative. Namun, hal berlainan justru ditemukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Keele University's School of Psychology yang menemukan bahwa cacian justru memberikan efek yang menguntungkan, tapi untuk kondisi tertentu seperti saat menahan sakit.
Jika Anda terjepit atau tertimpa sesuatu, disarankan Anda untuk langsung mengeluarkan kata cacian. Mengapa? Berdasarkan penelitian tersebut, kata cacian bisa menahan sakit 50% lebih lama dibandingkan rekan mereka yang menggunakan kata-kata sopan biasa.
Cacian ini mampu mengurangi rasa sakit karena memicu respon perlawanan alami tubuh. Peningkatan detak jantung saat mengulangi kata cacian, menurut peneliti, merupakan indikasi adanya peningkatan agresi perlawanan terhadap rasa sakit.Pengulangan kata cacian ini memicu respon emosional dan respon fisik.
"Kami tidak yakin bagaimana kata cacian bisa bekerja seperti ini, tapi saat dilakukan, diikuti dengan peningkatan detak jantung. Kemungkinan agresi dari kata cacian yang membuat Anda lebih tahan terhadap rasa sakit," tutur Stephens dari Keele University's School of Psychology, seperti dikutip situs dailymail.
Studi ini dilakukan pada 64 partisipan yang diminta untuk memasukkan tangannya ke dalam bak berisi air es. Mereka kemudian diminta untuk mengulangi kata cacian yang mereka pilih sendiri sambil bertahan menahan dinginnya es. Eksperrimen kedua dilakukan dengan tetap memegang es namun kata yang digunakan bukan cacian melainkan kata yang mampu menggambarkan sebuah meja.
Hasilnya, Rata-rata partisipan bisa bertahan selama hampir 2 menit saat menggunakan kata cacian. Sedang saat bertahan untuk tidak menggunakan kata cacian, mereka hanya bisa bertahan selama 1 menit 15 detik. Jelas hal ini menunjukkan bahwa ternyata cacian juga memiliki dampak yang positif. Namun, Stephen juga mengingatkan bahwa penggunaan kata makian tidak bisa dilakukan disembarang kondisi. Ia mengingatkan bahwa kata makian harus digunakan jika benar-benar diperlukan. (sab/foto: youthnoise)
 |