You are here > Home ENTERTAINMENT Ragam OMG!!! Biar Sehat, Bayi Harus Dilempar
Thu 09 Sep 2010
Biar Sehat, Bayi Harus Dilempar PDF Print E-mail
05 May 2008

Michael Jackson bisa saja telah menggegerkan dunia dan menjadi kontroversi internasional ketika ia menjulurkan bayinya keluar jendela dari lantai lima kamar hotelnya di Berlin, Jerman.

Namun kalau ia melakukan hal yang sama di Kota Solapur, India, apakah akan ada yang terkejut? Pasalnya, para orang tua di kota bagian barat India tersebut membuat hal yang lebih menggegerkan.

Mereka tega-teganya melontarkan bayi yang baru lahir dari menara sebuah tempat suci semacam kuil setinggi 50 kaki (15,24 meter). Bagi mereka, itu merupakan tradisi yang sudah turun-temurun selama 500 tahun. Umat muslim di daerah tersebut meyakini bahwa tradisi mengerikan itu akan membuat bayi mereka justru bakal sehat.

"Menurut situs internet stasiun televisi Channel 4, para pemuja di tempat suci umat muslim di Solapur melontarkan bayi untuk keberuntungan."

Ritual yang aneh itu mereka pikir akan membawa kesehatan bagi bayi mereka. Solapur di negara bagian Maharastra ini memiliki kisahnya sendiri. Kota yang awalnya dikenal sebagai kota tekstil itu juga dikenal sebagai kota pekerja di masa lalu.

Ritual ini dipraktikkan oleh pasangan yang memberkati anak mereka setelah diambil sumpah di Baba Sheikh Umar Saheb 'Dargah' atau tempat suci di Desa Musti. Ritual ini dijalankan baik oleh umat Hindu maupun Islam yang dilakukan setiap tahun dan dilaksanakan di bawah penjagaan keamanan yang sangat ketat.

Sebelum dimulai sekumpulan orang yang berkerumun di bawah membantu menangkap bayi yang baru lahir itu dengan selembar kain macam seprai. Warga setempat mengklaim tidak pernah ada kecelakaan dan bayi yang dilemparkan ke bawah itu juga tidak menderita cacat fisik apa pun.

"Skynews melaporkan seorang ibu yang bernama Jayashree menyatakan, "Jika melakukan hal ini, itu akan baik untuk bayi. Mereka akan menjadi sehat. Bayi akan mendapat berkat dari Tuhan.""

Bayi itu berusia mulai dari 9-12 bulan atau terkadang bahkan kurang dari usia itu. Ibu yang lain menyatakan, "Ini memberikan keberanian, kecerdasan dan kekuatan bagi bayi. Ini tradisi kuno. Warga telah melakukan hal ini ratusan tahun dan kami meneruskannya."

Seorang pekerja departemen kesehatan menambahkan, "Masyarakat memiliki rasa takut dan devosi terhadap Tuhan. Masyarakat melakukan hal ini sehingga anak mendapat keberanian. Ini yang masyarakat inginkan. Mereka merasa ini bermanfaat bagi mereka." [sh/jul].

Comments (0)Add Comment

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Rileks Gallery

 

Kampusiana

Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM

Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya...


Lainnya

Polling

Apa sih referensi paling kuat buat kamu untuk beli produk baru!
 

Media Sindikator

Gen FM JAK FM Parents Mahaka Media