You are here > Home ENTERTAINMENT Ragam OMG!!! 9 Raja Malaysia keturunan Raja Bugis dari Kerajaan Luwu
Thu 29 Jul 2010
9 Raja Malaysia keturunan Raja Bugis dari Kerajaan Luwu PDF Print E-mail
27 Jun 2007
Dari sembilan raja yang memerintah di Malaysia, ternyata pada umumnya merupakan keturunan Raja Bugis dari Kerajaaan Luwu, Sulawesi Selatan.

Hal itu terungkap pada Seminar Penelusuran Kerabat Raja Bugis, Sulsel dengan raja-raja Johor-Riau-Selangor, Malaysia di Makassar, Rabu.

"Berdasarkan hasil penelusuran silsilah keturunan dan tinjauan arkeologi diketahui, 14 provinsi di Malaysia, sembilan diantaranya diperintah oleh raja yang bergelar datuk (dato`) atau sultan, sedang empat provinsi lainnya diperintah gubernur yang bukan raja," kata Prof Emeritus Dato` Dr Moh Yusoff bin Haji Hasyim, President Kolej Teknologi Islam Antarbangsa Melaka.

Menurut dia, dari segi silsilah, kesembilan raja yang memiliki hak otoritas dalam mengatur pemerintahannya itu, berasal dari komunitas Melayu-Bugis, Melayu-Johor dan Melayu-Minangkabau.

Sebagai contoh, lanjutnya, pemangku Kerajaan Selangor saat ini adalah turunan dari Kerjaan Luwu, Sulsel.

Merujuk Lontar versi Luwu` di museum Batara Guru di Palopo dan kitab Negarakerjagama, menyebutkan tradisi `raja-raja Luwu` ada sejak abad ke-9 masehi dan seluruh masa pemerintahan kerajaan Luwu terdapat 38 raja.

Raja yang ke-26 dan ke-28 adalah Wetenrileleang berputrakan La Maddusila Karaeng Tanete, yang kemudian berputrikan Opu Wetenriborong Daeng Rilekke` yang kemudian bersuamikan Opu Daeng Kemboja.

"Dari hasil perkawinannya itu lahir lima orang putra, masing-masing Opu Daeng Parani, Opu Daeng Marewah, Opu Daeng Cella`, Opu Daeng Manambong dan Opu Daeng Kamase," paparnya sembari menambahkan, putra-putra inilah yang kemudian merantau ke Selangor dan menjadi cikal bakal keturunan raja-raja di Malaysia hingga saat ini.

Lebih jauh dijelaskan, dengan penelusuran sejarah dan silsilah keluarga itu, diharapkan dapat lebih mendekatakan hubungan antara kedua rumpun Melayu yakni Melayu Selangor dan Bugis.

Menurut Moh Jusoff, dari segi kedekatan emosional, silsilah dan genesitas komunitas di Malaysia dan Indonesia tidak bisa dipisahkan. Hanya saja, belum bisa merambah ke persoalan politik karena ranah politik Malaysia berbeda dengan politik Indonesia termasuk mengenai tata pemerintahan dan kemasyarakatannya.

Sementara itu, Andi Ima Kesuma,M.Hum, pakar kebudayaan dari Universitas Hasanuddin (Unhas) yang juga Kepala Museum Kota Makassar mengatakan, kekerabatan keturunan raja-raja di Malaysia dan raja-raja Bugis di Sulsel tertuang dalam Sure` Lagaligo maupun dalam literatur klasik lainnya.

"Hanya saja, gelaran yang dipakai di tanah Bugis tidak lagi digunakan di lokasi perantauan (Malaysia) karena sudah berasimilasi dengan situasi dan kondisi di lokasi yang baru," katanya.

Gelar Opu dang Karaeng yang lazim digunakan bagi keturunan raja rai Luwu dan Makassar tidak lagi dipakai di Malaysia melainkan sudah bergelar tengku, sultan atau dato`.[ant/jul].
Comments (2)Add Comment
0
...
written by Andye Bataraguru, January 24, 2010
Saya senang dengan adanya info seperti ini
0
...
written by Afandri Adya, July 22, 2009
Berdasarkan keterangan dari banyak sumber, ternyata orang-orang Bugis yang bermigrasi ke semenanjung Malaysia, nenek moyangnya berasal dari Melayu juga (mayoritas berasal dari Johor, Minangkabau, dan Pattani). Mereka merantau ke Sulawesi Selatan sejak tahun 1490, sebagai pedagang, administratur, dan profesional yang bekerja di kerajaan Makassar, Gowa, Luwu, dan Bone, serta perusahaan2 asing asal Belanda, Inggris, dan Portugis.

Orang-orang Melayu yang telah menjadi Bugis ini, bermigrasi kembali ke tanah asalnya di Melayu, setelah kerajaan Makassar dikalahkan oleh VOC yang diakhiri dengan Perjanjian Bongaya. Migrasi besar-besaran Melayu-Bugis ini, menyebabkan terjadinya perubahan konstelasi politik di tanah Melayu pada abad ke-18 dan 19. Kini, orang-orang Melayu-Bugis inilah yang banyak menjadi raja-raja di semenanjung Malaysia.

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Rileks Gallery

 

Polling

Apa sih referensi paling kuat buat kamu untuk beli produk baru!
 

Media Sindikator

Gen FM JAK FM Parents Mahaka Media