|
17 Mar 2010 |
|
Legenda pop Michael Jackson mencatat rekor baru untuk nilai kontrak rekaman, yakni 200 juta dolar dengan Sony Music Entertainment. Kontrak ini berlaku untuk 10 proyek Michael Jackson yang akan dilaksanakan dalam tujuh tahun.
Kontrak yang baru akan berakhir pada 2017 ini bisa melambung nilainya menjadi 250 juta dolar jika memenuhi beberapa syarat tertentu. Salah satu yang tercakup dalam 10 proyek rekaman itu adalah album Michael yang telah direkam sebelum ia wafat dan belum sempat dirilis. Album ini rencananya akan dirilis pada November mendatang.
Selain merilis album rekaman, proyek yang menggunakan mendiang Jackson sebagai icon adalah video game, kompilasi DVD dan merilis ulang album Off The Wall, album kelimanya yang pertama kali keluar pada 1979. Sebelum kematiannya yang mendadak pada Juni tahun lalu pada usia 50, bintang pop ini diketahui ingin merilis ulang album tersebut.
Salah satu proyek yang telah dihitung dalam kontrak adalah dua keping album yang menyertai album "This Is It" yang berisi rekaman latihan konser Michael untuk merayakan kembalinya sang raja pop ke dunia musik. Konser ini sedianya akan dilaksanakan di London yang urung karena Michael keburu tutup usia.
Sejak kematiannya, album Michael telah laku sebanyak 31 juta kopi dan sebanyak duapertiganya terjual di luar wilayah AS. "Selama hidupnya, kontrak yang dilakukan Michael selalu membuat standar baru dalam industri rekaman," kata John Branca, perwakilan hukum Michael Jackson, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa (16/3). Kesepakatan dengan Sony Music inipun mengalahkan catatan kontrak-kontrak rekaman sebelumnya. (ROL/Ezz)
 |