|
Di tengah hegemoni Avatar dan The Hurt Locker dalam pengumuman daftar nominasi Academy Awards ke-82, pertengahan pekan ini, ada hal yang cukup menggelitik untuk dibahas; siapakah kira-kira film terbaik dari kategori film animasi?
Film animasi sepanjang tahun kemarin sempat menjadi buah bibir di panggung Hollywood. Selain jumlahnya yang terus meningkat, film-film animasi ini ternyata juga memberi sumbangan besar dalam menggeliatkan pundi-pundi dolar yang mengalir ke kocek para pembuat film Hollywood.
Di antara film-film animasi itu menyelip nama Up. Film produksi Disney/Pixar's ini menarik perhatian karena film ini tidak hanya nangkring namanya di daftar nominasi film animasi terbaik saja. Namun juga film Up ini masuk di dalam sepuluh daftar nominasi film terbaik peraih Oscar.
Di daftar persaingan film animasi, Up berhadapan dengan empat film lain seperti Fantastic Mr. Fox milik rumah produksi Twentieth Century, The Princess and the Frog (Walt Disney Co's), Caroline (Focus Features) dan sebuah film produksi Eropa The Secret of Kells. Untuk film yang terakhir ini, para kritikus film Hollywood sempat dibuat terkejut karena film ini hanya diputar secara terbatas di bioskop Amerika saja.
Para pembuat film dan kritikus mengakui semua peraih nominasi memiliki keistimewaan masing-masing. Mereka menyebut semuanya saling berbeda, tapi semuanya memiliki kualitas yang sangat baik. Bahkan tak kalah untuk bersaing dengan sejumlah film drama di dalam kategori film terbaik, sekalipun. "Film animasi ini sungguh bisa benar-benar mengalahkan film live-action tahun ini. Ini sungguh sebuah persaingan yang luar biasa dalam hal kualitas," tulis Peter Hammond, seorang kritikus dari Los Angeles Times.
Namun Hammond justru memberikan perhatian khususnya kepada Up. Ia tanpa ragu memberikan predikat favorit film tersebut dalam persaingan di antara film animasi. Dari kelima film animasi yang bersaing di daftar peraih film animasi terbaik tersebut, dua di antaranya dapat disaksikan dalam kemasan 3-D, yakni Up dan Caroline. Lalu dua film lainnya, The Princess and the Frog dan The Secret of Kells merupakan film-film hasil gambar tangan.
"Wah ini sungguh menarik karena saya merasa seperti kembali ke beberapa tahun lalu di saat semua film berada dalam zona yang sama. Semuanya berusaha untuk membuat tipe yang sama," kata Pete Docter, wakil direktur dari Up yang menggarap filmnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komputerisasi. "Sekarang ini begitu banyak cara pembuatan yang bisa berbeda dan itu ditunjukkan bahwa animasi saat ini telah mendapatkan tempatnya," kata Docter menambahkan.
Meningkatnya animo terhadap film animasi ini juga direpresentasikan pada penambahan jumlah peraih nominasi di ajang Academy Awards kali ini. Tahun-tahun sebelumnya, nominasi yang diberikan hanya ada tiga judul film saja. Tapi pada gelaran tahun ini jumlah bertambah dua menjadi lima judul film. Penambahan ini juga seiring penambahan nominasi yang diberikan untuk kategori film terbaik. Untuk tahun ini jumlahj nominasi film terbaik berjumlah sepuluh atau bertambah dua kali lipat dari sebelumnya.
Sementara terhadap dukungan Up bakal bisa menjadi juara juga disampaikan oleh salah satu sutradara film pesaingnya, Coraline. Ia tak sungkan untuk menilai film Up sebagai kandidat favorit. ''Up adalah sebuah karya masterpiece dan rasanya hampir pasti akan menang, tetapi bagaimana pun juga kali ini banyak film-film animasi yang berkualitas, bahkan banyak di antaranya justru tidak masuk di dalam lima daftar peraih nominasi,'' kata Henry Selick, sutradara dari film Coraline. (ROL/Ezz)
 |