You are here > Home ENTERTAINMENT Movie ShowBizz Festival Film Anak dari Anak Segera Digelar
Fri 03 Sep 2010
Festival Film Anak dari Anak Segera Digelar PDF Print E-mail
03 Jul 2009
Kalyana Shira Foundation segera menggelar International Childern`s Film Festival atau festival film anak dari anak yang diikuti oleh delapan film berdurasi pendek dan 24 film berdurasi panjang.

Sutradara film anak Nia Dinata di Jakarta, Selasa mengatakan, festival yang akan digelar pada 17-26 Juli mendatang, merupakan festival yang seratus persen melibatkan anak-anak, mulai dari pembuatan film yang masuk dalam festival hingga penjurian juga dilakukan oleh anak-anak.

Menurut dia, film yang bakal difestivalkan bukan hanya film karya anak-anak bangsa tetapi juga beberapa film karya anak-anak luar negeri seperti Jerman, Perancis, Meksiko dan Belanda.

Tim juri yang bakal menilai film-film tersebut khususnya film pendek akan dilakukan oleh anak-anak yang berusia antara 10-15 tahun yang berhasil dijaring oleh tim Kalyana dari beberapa daerah di Indonesia, sehingga festival yang digelar benar-benar festival anak dari anak.

Dengan demikian, kata wanita yang bernama lengkap Nurkurniati Aisyah Dewi itu, film berdurasi pendek yang akan keluar sebagai pemenang adalah benar-benar film bermutu yang disukai anak-anak berdasarkan sudut pandang anak-anak.

"Saya ingin festival ini benar-benar dinikmati oleh anak-anak Indonesia sehingga pelaksanaannya pun dilakukan dari anak untuk anak," kata wanita yang mengawali karir sebagai pembuat vidio klip dan iklan.

Menurut dia, tiga dari delapan film anak yang akan ikut dalam festival adalah film yang dibuat oleh anak-anak dari Independent Schools Careers Organisation (ISCO) yaitu anak-anak dari warga kurang mampu yang sekolahnya dibiayai oleh ISCO.

Anak-anak tersebut, pernah mendapatkan pendidikan untuk membuat film secara langsung dari Nia Dinata bekerjasama dengan yayasan ISCO yang kini tengah menyekolahkan sebanyak 1.785 anak dari warga kurang mampu secara berkelanjutan dari TK hingga SMA.

"Untuk juri anak-anak hanya kita berikan film berdurasi pendek, karena anak-anak belum saatnya dibebani dengan penjurian film panjang," kata wanita yang peduli dengan anak-anak tersebut.

Nia mengaku kini tengah konsentrasi menggarap film anak di antaranya yaitu film anak dengan menggunakan teknologi tiga dimensi, karena merasa prihatin dengan minimnya tontonan bermutu bagi anak-anak Indonesia.

"Di Indonesia belum ada film anak tiga dimensi, padahal potensi dan kemampuan sumber daya manusia cukup besar," kata wanita berambut lurus itu. (anta/pit/ft:rol)
Comments (0)Add Comment

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Rileks Gallery

 

Kampusiana

Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM

Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya...


Lainnya

Polling

Apa sih referensi paling kuat buat kamu untuk beli produk baru!
 

Media Sindikator

Gen FM JAK FM Parents Mahaka Media