Rileksbook | Kencan | Video Misbar | Chat | Beauty Most Wanted | Forum | Photo Gallery | Iklan Baris | Plaza Rileks | Nawar!
You are here >
Fri
03
Sep 2010
| Cintaku Selamanya, Cerita Seks Bebas Yang Lebih Edukatif |
|
|
|
| 13 Nov 2008 |
![]() Kisahnya dimulai dari Wisnu (Hardi Fadhillah), mahasiswa sinematografi tingkat akhir, yang sedang sibuk menyelesaikan tugas akhir berupa film dokumenter tentang pergaulan bebas di kalangan remaja. Wisnu tertarik pada tema itu karena sampai di usianya yang menginjak 23 tahun belum pernah pacaran apalagi menjalani kehidupan bebas. Padahal pergaulan bebas semacam itu merupakan hal lazim dan jamak di kalangan teman kampusnya. Sebut saja Mario (Taufan Wahyudi) dan Askar (Mike Muliandro), sahabat karib Wisnu di kampus yang menjalani kisah asmara dengan pacar-pacarnya layaknya pasangan suami istri. Parahnya lagi, setiap Mario berkencan dengan kekasihnya Manda (Ratu Felisha), Wisnu selalu mendengar dan melihatnya karena kebetulan Mario dan Wisnu tinggal dalam satu rumah. Tentang pergaulan bebas itu sendiri Mario berprinsip, love is the way of life, no love is no life. Tiada hari yang dilalui Mario dan Manda tanpa bercinta, baik di kampus, di rumah bahkan di mobil sekali pun. Tiap kali belanja kebutuhan sehari-hari, Mario dan Manda pasti membeli beberapa pak alat kontrasepsi dengan berbagai varian rasa dan motif. Dengan perawakan tegap, cool dan wajah ganteng, Askar dikenal sebagai playboy di kampus. Hobinya gonta ganti pacar. Tak ada cewek cantik di kampus yang belum pernah dia kencani. Tapi boleh dibilang Askar seorang yang egois, karena dia melarang adiknya yang cantik dan seksi berpacaran, dan dia sangat mendambakan calon istri yang masih perawan. Prinsip Askar tentang pergaulan bebas adalah, cowok itu ibarat berlian, makin digosok makin oke, sedangkan cewek itu ibarat kapas, sekali kena noda pasti meninggalkan bekas. Itulah ironi gaya hidup Askar, sampai akhirnya pertemuan dengan Shinta, cewek cantik bersahaja membuat dia kepayang tak berdaya. Wisnu sebenarnya sangat jengah dengan perilaku Mario dan Askar yang menganut kehidupan bebas dengan pacar-pacarnya. Sedangkan Mario sangat khawatir dengan sikap Wisnu yang dingin dengan wanita. Saking penasarannya, Mario pun mengajak Wisnu bertaruh untuk membuktikan kalau dia tidak frigid. Taruhan yang diajukan oleh Mario adalah dalam waktu satu bulan, Wisnu harus dapat pacar dan bercinta. Dengan penuh pertimbangan, Wisnu menerima tantangan itu dengan syarat Mario tidak bercinta dengan Manda selama satu bulan juga. Taruhan pun dimulai. Dan tanpa diduga, saat Wisnu sedang membantu Mario berbelanja alat kontrasepsi, dia bertemu dengan wanita cantik dan seksi, Lala. Baru kali ini Wisnu merasakan getar berbeda di hati tatkala beradu pandang dengan seorang wanita, dan begitu juga dengan Lala. Hubungan mereka pun makin dekat dan akrab. Sampai suatu waktu mereka berkencan di rumah Wisnu yang kebetulan sedang kosong. Namun, siapa sangka Lala ternyata adik perempuan Askar yang cantik & seksi itu. Lain lagi dengan Mario, pada masa bertaruh itu dia terdiagnosa oleh dokter mengidap penyakit kelamin setelah tergoda bercinta dengan wanita seksi di panti pijat plus. Manda pun naik pitam ketika Mario memohon maaf atas khilafnya tersebut, padahal kala itu Manda teridentifikasi positif hamil. Perlu diketahui, film yang berdurasi 90 menit ini, memang ada sisi positifnya, yaitu memberikan pengetahuan bagaimana caranya menghindari HIV/AIDS dan hamil di luar nikah dengan menggunakan alat kontrasepsi. Lepas, dari akan timbul dampak lain yang akan timbul, film ini layak ditonton untuk remaja-remaja yang sedang memadu kasih. Agar mau peduli, kalau seks bebas itu memiliki resiko. (ly) |
Artikel Terkait
Kampusiana
| Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya... |
| Lainnya |
Polling
Sitemap
| HOME | Â | LIFESTYLE | Â | ENTERTAINMENT | Â | COMMUNITY | Â | FUN'z | ||
| Â | Â | Â | Â | |||||||















