Tendangan Dari Langit, Bukan Sekedar Mimpi dan Prestasi!
Tendangan Dari Langit, Bukan Sekedar Mimpi dan Prestasi!
Sayangnya, berbagai ujian dalam meraih kesempatan emas bermain bersama Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan di Persema mendapat banyak halangan. Selain harus memilih antara cintanya kepada Indah dan impiannya untuk bermain bola di jenjang yang lebih tinggi, Wahyu juga harus mampu meyakinkan Pak Darto. Belum lagi ternyata Hasan memiliki kepentingannya sendiri terhadap Wahyu....

Menegangkan, mengharukan, menggemaskan dan serangkaian kata-kata positif lainnya dipastikan akan keluar dari hati dan pikiran anda semua ketika selesai menyaksikan film yang satu ini.

Diperankan dengan sangat baik dan mendalami karakter yang luar biasa oleh Yosie Kristanto, Maudy Ayunda, Giorgino Abraham, Jordi Onsu, Joshua Suherman, Agus Kuncoro, Sujiwo Tejo, Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan, film Tendangan Dari Langit akan membawa kita bagaimana caranya menggapai mimpi!

Disutradari oleh Hanung Bramantyo, film yang bergenre drama keluarga ini mengishkan tentang perjalana Wahyu (16 tahun) yang memiliki kemampuan luar biasa dalam bermain sepakbola. Ia tinggal di Desa Langitan di lereng gunung Bromo bersama ayahnya yang seorang penjual minuman hangat di kawasan wisata gunung api.

Demi membahagiakan orang tuanya, Wahyu memanfaatkan keahliannya dalam bermain bola dengan menjadi pemain sewaan dan bermain bola dari satu tim desa ke tim desa lain dengan bantuan Hasan, pamannya. Sayangnya Pak Darto, ayah Wahyu sangat tidak menyukai apa yang dilakukan anaknya

Suatu hari saat Wahyu bermain bola dengan rekan-rekannya, keahlian istimewanya tak sengaja dilihat oleh Coach Timo yang tengah hiking bersama Matias di lereng Bromo. Coach Timo kemudian menawari Wahyu untuk datang ke Malang dan menjalani tes bersama Persema Malang

Sayangnya, berbagai ujian dalam meraih kesempatan emas bermain bersama Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan di Persema mendapat banyak halangan. Selain harus memilih antara cintanya kepada Indah dan impiannya untuk bermain bola di jenjang yang lebih tinggi, Wahyu juga harus mampu meyakinkan Pak Darto. Belum lagi ternyata Hasan memiliki kepentingannya sendiri terhadap Wahyu

Selain berbagai rintangan yang harus ia hadapi, layaknya seorang pemain bola sebelum mencetak gol, Wahyu juga harus menghadapi tantangan terakhir dari dirinya sendiri. Sebuah penyakit yang biasa menyerang anak-anak usia enam belas tahun seperti Wahyu

Akankah Wahyu menyerah? Mampukah Wahyu melewati segala rintangan yang menghadang? Mungkinkah impian Wahyu untuk bermain bola bersama Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan di Persema terwujud?

Saksikan film penuh semangat ini mulai tanggal 25 Agustus 2011 mendatang serentak diseluruh bioskop-bioskop kesayangan anda semua. Penasaran? cek trailernya terlbih dahulu di rileks tv berikut ini. (*/Ezz)


Artikel Terkait
Wed, 24 Aug 2011 10:59
Keluhan yang biasa dilontarkan yakni rambut lepek lembab dan rontok. Untuk menghindari itu semua, berikut beberapa tips yang bisa ada contek agar rambut tetap sehat setiap saat bahkan saat ramadhan.
Wed, 24 Aug 2011 09:31
Untuk mengembalikan energi setelah berpuasa,  menyantap kudapan manis sangat dianjurkan. Es pisang hijau bisa menjadi pilihan pelepas dahaga setelah seharian berpuasa. Tidak perlu membeli, karena kudapan ini mudah dibuat dan bahannya mudah didapat. Anda ingin mencoba di rumah?
Tue, 23 Aug 2011 09:26
Dihitungan hari berakhirnya bulan Ramadhan tak ada salahnya mencoba sesuatu yang beda dan unik. Lambung sudah tidak kaget lagi jadi bisa untuk mencoba sajian dengan rasa pedas atau asam. Bagaimana kalau berbuka puasa dengan Es Rujak Pedas ditemani dengan Roti Goreng Biskuit? Hemm, beragam rasa bercampur jadi satu.
Mon, 22 Aug 2011 10:46
Sebanyak 20 lagu yang siap saji dan juga berbagai pegelaran acara musik besar yang diisi seperti ponds teen concert di Surabaya, konser akbar 1000 band di Cibubur, Terra berharap agar filosofi bandnya yang bermakna "Besar" melebihi segalanya itu akan berkembang pesat seperti band-band yang ada sekarang ini...
Fri, 19 Aug 2011 15:45
Sebanyak 105 anak yatim, anak jalanan, dan rumah singgah menikmati sensasi gunting rambut di Makarizo Hair Studio Jakarta. Bahkan mereka semua berkesempatan meminta secara langsung model rambut yang diinginkan kepada tim artistik Makarizo dan juga para profesional salon terkemuka di Indonesia.