Opera Jelajah Anak Indonesia (OJAI) yang sudah ketiga kalinya mengangkat cerita-cerita tradisional Indonesia akan kembali dengan cerita terbaru mereka yang pastinya lebih baik. Mendekati ulang tahun Jakarta 22 Juni mendatang, OJAI akan menampilkan cerita rakyat khas Betawi yaitu 'Kimung Anak Ciliwung'. Si Doel sudah menjadi sejarah budaya di masa lalu, tapi sekarang dengan perkembangan jaman yang semakin modern, OJAI ingin menampilkan bagaimana seharusnya anak Betawi melihat keadaan sekitar, terutama di daerah pinggiran sungai Ciliwung.
Dalam panggung teater musikal nanti, Kimung Anak Betawi akan menampilkan banyak tarian asala Betawi seperti tarian topeng, silat, cokek, japin, samrah, lipet gendes yang diiringi oleh musik dari gendang Betawi, kenong kenceng, kecrek, gong, tekyart, koh ayan, rebab, rebana, dan akordian. Dan yang lebih menariknya lagi, anak-anak bisa melihat bagaimana permainan tradisional yang hampir punah ini ditampilkan seperti tap inglo, kripik jengkol, gahlasin, dan tok-tok pintu. Wow, banyak sekali bukan budaya Betawi yang kita belum tahu.
OJAI berani mengangkat cerita ini atas dasar keprihatinan anak-anak yang semakin jauh dengan budaya asli Indonesia. Anak-anak jaman sekarang lebih paham budaya barat ketimbang budaya sendiri, terlihat semakin menghilangnya permainan tradisional yang dikalahkan dengan permainan digital elektronik. Nah, OJAI sendiri melalui Kimung Anak Ciliwung bersama Rama Soeprapto sebagai penata artistik, Bang Ucuy sebagai sutradara, Arimbi koregrafer dan beberapa tim lainnya bermaksud untuk mengembalikan budaya tradisional Indonesia agar dikenal oleh anak cucu kita. Apalagi pesan yang akan disampaikan seputar pelestarian budaya dan nilai akan kebersihan suatu daerah yang harus dijaga.
Bagaimana tertarik? Saksikan cita-cita Kimung bocah Betawi yang akan menjadikan kembali kebersihan sungai Ciliwung. Nggak akan ada sampah di bentaran Ciliwung lagi. Jangan sampe ketinggalan ya... (zet)
Kimung Anak Betawi
29 Mei 2011 (14:00 WIB atau 16:15 WIB)
Gedung Kesenian Jakarta
Tiket: Rp 50.000, Rp 75.000, Rp 100.000

Kimung Anak Ciliwung
