Setelah sukses dipasaran, kini film ? garapan sutradara Hanung Bramantyo mulai diingatkan kembali apabila film yang mengundang banyak perhatian tersebut akan ditayangkan ditelevisi.
"Kalau nanti film itu ditayangkan di televisi, kita akan kerjasama dengan KPI. Kita juga sudah bilang agar film itu tidak ditayangkan di televisi karena ada banyak adegan di film yang disutradarai Hanung Bramantyo itu tidak sesuai dengan kenyataan" ujar Ketua Bidang Seni dan Budaya MUI Pusat KH. Cholil Ridwan.
Keputusan mengenai tayang atau tidaknya film produksi Mahaka Picture dan Dapur Film ini disebabkan oleh banyaknya reaksi dan tanggapan atas film yang berdurasi sekitar 100 menit akan toleransi umat beragama.
"Keputusan MUI itu adalah meminta agar produser dan sutradara film merevisi adegan yang menjelekan Islam. Seperti adegan pembunuhan pastur di depan gereja. Lalu orang murtad dibilang baik, anggota Banser mengeroyok orang cina" tambahnya.
Seperti diketahui, film ke 14 Hanung Bramantyo ini mengisahkan tentang konflik keluarga dan pertemanan yang terjadi di sebuah area dekat Pasar Baru, dimana terdapat Masjid, Gereja dan Klenteng yang letaknya tidak berjauhan, dan para penganutnya memiliki hubungan satu sama lain.
Biar semakin yakin apakah film ini boleh ditayangkan ditelevisi nantinya, silahkan klik disini untuk melihat review filmnya dan gimana kalau menurut rilekser semua? (*/Ezz)
