Cemara Besar, Bahaya Ikan Batu yang Menyamar!
Cemara Besar, Bahaya Ikan Batu yang Menyamar!
Apabila rilekser berlibur kesini dan nasib sial melanda, ada beberapa cara cepat dan ampuh untuk mengurangi rasa sakit ketika kena jenis ikan yang dinamakan Ripho oleh penduduk lokal tersebut, pertama, taburi segera dengan tembakau (bisa minta kepada orang yang bawa rokok) dan cara ampuh berikutnya...

12 jam perjalanan dari Jakarta menuju Jepara ditambah dengan 6 jam lagi dari pelabuhan menuju Karimunjawa, tujuan wisata kita kali ini akan terbayarkan dengan keindahan mata yang tidak bisa dilupakan khususnya di pulau Cemara Besar.


Aneka hewani laut dan trumbu karang yang berada disini dijamin akan membuat rilekser semua terpana akan destinasi pertama kita di Karimunjawa.

Meskipun demikian, jangan abaikan keselamatan dan harus waspada ketika hendak melakukan snorkling dan berenang di daerah pulau ini, penyamaran ikan batu alias stonefish atau yang lebih terkenal dengan Synanceia verrucosa (juga disebut sebagai batu karang atau dornorn, adalah ikan karnivora dengan jarum beracun) yang bukan hanya berada di pulau ini saja akan membuat kalian jatuh sakit, panas dan luka yang menyebabkan tidak bisa melanjutkan akitivitas di Karimunjawa dan harus segera mendapatkan pengobatan.

Apabila rilekser berlibur kesini dan nasib sial melanda, ada beberapa cara cepat dan ampuh untuk mengurangi rasa sakit ketika kena jenis ikan yang dinamakan Ripho oleh penduduk lokal tersebut, pertama, taburi segera dengan tembakau (bisa minta kepada orang yang bawa rokok) dan cara ampuh berikutnya adalah dengan menggunakan air seni alias pipis dari orang lain dibagian terkena luka Nah lohh?? Tapi terbukti kok 2 cara ini mampu menjalani tugasnya dengan baik.

Pulau Cemara Besar sendiri memiliki luas 3.5 hektar yang bisa rilekser nikmati lewat kapal wisata dan cocok dinikmati untuk sun bathing, dengan hamparan pasir putihnya yang menjorok ke laut, pulau ini memang sangat pas dijadikan liburan pembuka di Karimunjawa sebelum kita lanjut lagi ke pulau Cemara kecil, Gosong Cemara dan diakhiri di Pantai Tanjung Gelam. Berangkattt!! (Ezz/foto:Ezz/fbSugik/dudi)

Artikel Terkait
Thu, 28 Apr 2011 11:16
Setelah menikmati keistimewaan dan keindahan masing-masing pulau seperti Cemara Besar dan Gosong Cemara untuk snorkling disertai berenang, kini tiba waktunya untuk mengucapkan salam perpisahan buat Matahari alias sunset di Tanjung Gelam. Dengan jarak tempuh kurang lebih setengah jam dari kedua pulau tersebut, Pantai Tanjung Gelam alias Tanjung Gantungan bisa...
Tue, 26 Apr 2011 17:01
Mengawali cerita saya di Karimunjawa selama 4 hari 3 malam bareng team Explore Karimunjawa, ada beberapa hal yang harus menjadi acuan bagi rilekser semua ketika ingin menikmati keindahan flora fauna dan ekosistem disini, pertama, pastikan kalian semua tidak mabuk laut, kedua harus sadar diri akan kebersihan lingkungan dan terakhir...
Wed, 20 Apr 2011 09:41
Musim liburan tahun ini semakin semarak dengan digelarnya kembali AirAsia Travel Fair 2011 yang akan banyak memberikan penawaran cuma-cuma untuk pelanggan yang ingin berlibur pada periode Mei-November ke seluruh destinasi.
Tue, 19 Apr 2011 14:07
Selain sehat, berkeliling taman istimewa seluas 264 HA ini tampaknya benar-benar menyegarkan apabila rilekser lakukan mulai jam 6 pagi hingga matahari menyinsing. Ditemani dengan pemandu buah yang dijamin handal, aganda bertajuk Tropical Exotic Tour ini akan membawa rilekser semua menyusuri kebun koleksi tanaman langka dan kalau beruntung kalian akan mencoba buah yang sudah matang dipohon.
Mon, 18 Apr 2011 15:13
Masih di hari pertama setelah kami tiba di Mekarsari All About Buah! tadi, saya bersama awak media disuguhi dengan tempat tinggal yang tidak biasa ala rumah pohon. Awalnya, saya agak ragu dengan istilah 'rumah pohon' pasti banyak nyamuk, tempatnya jelek atau minimal kayu-kayu yang sudah tua atau lapuk, tapi ternyata rumah pohon yang satu ini memang sungguh-sungguh bikin rileks!...