12 jam perjalanan dari Jakarta menuju Jepara ditambah dengan 6 jam lagi dari pelabuhan menuju Karimunjawa, tujuan wisata kita kali ini akan terbayarkan dengan keindahan mata yang tidak bisa dilupakan khususnya di pulau Cemara Besar.

Aneka hewani laut dan trumbu karang yang berada disini dijamin akan membuat rilekser semua terpana akan destinasi pertama kita di Karimunjawa.
Meskipun demikian, jangan abaikan keselamatan dan harus waspada ketika hendak melakukan snorkling dan berenang di daerah pulau ini, penyamaran ikan batu alias stonefish atau yang lebih terkenal dengan Synanceia verrucosa (juga disebut sebagai batu karang atau dornorn, adalah ikan karnivora dengan jarum beracun) yang bukan hanya berada di pulau ini saja akan membuat kalian jatuh sakit, panas dan luka yang menyebabkan tidak bisa melanjutkan akitivitas di Karimunjawa dan harus segera mendapatkan pengobatan.

Apabila rilekser berlibur kesini dan nasib sial melanda, ada beberapa cara cepat dan ampuh untuk mengurangi rasa sakit ketika kena jenis ikan yang dinamakan Ripho oleh penduduk lokal tersebut, pertama, taburi segera dengan tembakau (bisa minta kepada orang yang bawa rokok) dan cara ampuh berikutnya adalah dengan menggunakan air seni alias pipis dari orang lain dibagian terkena luka Nah lohh?? Tapi terbukti kok 2 cara ini mampu menjalani tugasnya dengan baik.

Pulau Cemara Besar sendiri memiliki luas 3.5 hektar yang bisa rilekser nikmati lewat kapal wisata dan cocok dinikmati untuk sun bathing, dengan hamparan pasir putihnya yang menjorok ke laut, pulau ini memang sangat pas dijadikan liburan pembuka di Karimunjawa sebelum kita lanjut lagi ke pulau Cemara kecil, Gosong Cemara dan diakhiri di Pantai Tanjung Gelam. Berangkattt!! (Ezz/foto:Ezz/fbSugik/dudi)
