Charity Shop: Jalan-jalan ke Bandung Bisa Belanja Sambil Beramal Loh!
Charity Shop: Jalan-jalan ke Bandung Bisa Belanja Sambil Beramal Loh!
Menyumbang itu bukan berarti harus memberi, karena ada banyak cara lain untuk memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Dengan berbelanja pun kita bisa ikut berpartisipasi dalam menyumbang, tentu saja ke tempat yang benar. Sebagai pilihan mungkin kamu bisa berbelanja di Charity Shop!

Apa yang kamu lakukan saat berlibur di kota Bandung? Pilihannya hanya wisata kuliner dan belanja. Tapi, sudah tahukah kamu tempat belanja baru di Bandung yang mempunyai konsep mirip FO (Factory Outlet) hanya beda tujuan saja. Kalau FO yang kita kenal menjual aneka barang produk bekas yang impor untuk pribadi sendiri, tapi tempat belanja yang satu ini punya misi kemanusiaan yang besar.

Iya, Charity Shop bisa jadi pilihan untuk kamu berbelanja disaat liburan di Bandung. Kenapa harus ke Charity Shop? Jadi, kalau selama ini dengan hobi belanja kamu orang menilai hanya menghambur-hamburkan uang saja, tapi kalau di Charity Shop kamu bisa mendapatkan barang sekaligus beramal.

Tujuan berdirinya Charity Shop ini memang untuk mempertemukan antara penyumbang dan penerima manfaat (sumbangan) dengan cara mengumpulkan donasi berbentuk barang yang kemudian dijual dan hasil keuntungannya akan didonasikan kepada penerima manfaat yang ada, sehingga akan didapat suatu bantuan yang dapat dibuatkan program kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan.

Interior dan barang jualan di Charity Shop

Tapi kalau mau dilihat dari sejarahnya sih, Charity Shop dimulai pada masa perang di Inggris ketika beberapa organisasi memulai menjual barang-barang bekas untuk meningkatkan dana bantuan kemanusiaan. Nah, Charity Shop yang klasik adalah di mana masyarakat mendonasikan barang-barang yang sudah tidak mereka pergunakan lagi dan Charity Shop akan menjualnya. Karena barang donasi adalah gratis maka harga penjualannya dapat sangat murah. Tapi di jaman modern ini, Charity Shop tidak hanya menjual barang bekas akan tetapi dapat juga menjual barang-barang yang baru atau dikombinasikan. Hasil penjualannya akan di donasikan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Para relawan Charity Shop memulai pekerjaan dengan mengumpulkan barang-barang donasi baik yang bekas maupun yang baru untuk dilakukan pemilahan. Dari hasil pemilahan tersebut barang-barang yang layak untuk dijual akan diperbaiki dan diberi harga jual sesuai dengan pertimbangan tim relawan. Barang-barang tersebut akan di dijual di Charity Shop ataupun di Charity Shop online. Setiap barang yang terjual akan disertai laporan mengenai penggunaan uangnya baik kepada yang mendonasikan barang maupun kepada pembeli barang tersebut.

Charity Shop yang saya kunjungi di Bandung ini cukup seru, dengan interior sederhana layaknya toko tapi memberikan kenyamanan juga, apalagi dengan warna oranye dan putih yang terkesan memberi semangat. Di sana kamu bisa menemukan barang-barang impor seperti pakaian, sepatu, buku, aksesoris, CD/DVD film dan musik. Semua itu ada yang barang bekas hasil sumbangan orang atau barang baru dari merek tertentu yang ingin menyumbang. Soal harga pastinya murah dan semuanya masih dalam kondisi yang layak jual dan pakai.

Dari hasil penjualan itu tadi, keuntungan dari Charity Shop sekitar 70% didonasikan untuk kegiatan kemanusiaan. Donasi akan disalurkan melalui program-program di IBU FOUNDATION dengan program utama bantuan kepada perkembangan anak usia dini, psikososial, pelayanan kesehatan, pengurangan risiko bencana, dan respon bencana alam di Indonesia.

Wah, gimana? Seru bukan konsep dari Charity Shop ini? Jadi tidak ada salahnya kamu berbelanja di sini selain bisa mendapat barang dengan merek impor yang bagus dengan harga murah kamu pun bisa mendapat pahala. Yuk, sebarkan informasi ini agar generasi muda tidak lupa untuk beramal.

Charity Shop
Jl. Srimahi No. 33, Bandung
No. Telp: 022-5210415

Artikel Terkait
Mon, 11 Apr 2011 08:38
Bukan hal yang sulit lagi untuk saat ini jika berkomunikasi di tengah laut. Tidak perlu SMS atau telepon, cukup chatting bersama teman di tengah laut pun jadi tambah seru.
Wed, 6 Apr 2011 13:25
Pertama-tama, kain mori/katun/sutra direndam dg air untuk dihilangkan kanjinya atau biasa yang disebut mordan, lalu, setelah direndam, kain dijemur dan dilanjutkan dengan kain yang dipola dan digambar dengan pensil. Setelah semua itu terlaksana, gambar atau pola itu dibatik sesuai pola gambar lalu diwarna. Untuk proses selanjutnya batik dilorot atau proses penghilangan lilin malam dengan cara direbus.
Fri, 1 Apr 2011 09:21
Ingin membeli satu pakaian yang cantik dan unik dengan harga yang terjangkau? Kayanya nggak mungkin deh! Dan pastinya kalau membeli busana hasil kreasi desainer mahalnya selangit. Nah, sekarang nggak perlu khawatir lagi karena ada busana rancangan desainer muda dengan harga yang terjangkau tanpa mengurangi model dan kualitasnya lho!
Mon, 28 Mar 2011 14:15
Dari seorang fashion stylish untuk sebuah iklan, kini berani mengembangkan ilmunya dalam hal mendesain lini busana yang sesuai dengan idealismenya sendiri. Pou'belle diperuntukan bagi orang yang berani tampil beda saja.
Mon, 14 Mar 2011 11:49
Perkembangan tren fashion yang terlalu cepat membuat perilaku manusia menjadi semakin konsumtif. Tapi itulah dunia bisnis yang bersaing saat ini bagaimana tren fashion menjadi wadah utama industri dalam mendapat keuntungan.