Suka Dengan Kuliner Tanah Air? Yuk Promosikan!
Suka Dengan Kuliner Tanah Air? Yuk Promosikan!
Dikarenakan variasi kuliner Indonesia sangat beragam, harus ditentukan dulu mana yang akan menjadi ikon. Jika sudah kuliner tersebut harus memiliki standar pelayanan. Misalkan rendang. Negara lain juga ada yang memiliki rendang sehingga rendang Indonesia harus memiliki resep dan standar yang sama agar rendang Indonesia bisa

Tahun ini, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan fokus mempromosikan kuliner khas Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat mengingat kuliner berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kuliner Indonesia akan dijadikan ikon pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara karena prospektif sebagai pintu gerbang sekaligus citra pariwisata Indonesia," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Dikarenakan variasi kuliner Indonesia sangat beragam, harus ditentukan dulu mana yang akan menjadi ikon. Jika sudah kuliner tersebut harus memiliki standar pelayanan. Misalkan rendang. Negara lain juga ada yang memiliki rendang sehingga rendang Indonesia harus memiliki resep dan standar yang sama agar rendang Indonesia bisa dicirikan dimanapun keberadaannya.

Pemerintah juga akan mengembangkan strategi untuk memfasilitasi restoran-restoran di Indonesia. Seperti halnya yang dilakukan Thailand yang turut memfasilitasi restoran-restoran negaranya yang ada di luar negeri dengan menaruhkan brosur-brosur pariwisata. Tak lupa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyertakan kopi sebagai upaya mempromosikan pariwisata di luar negeri. Aroma kopi yang khas selalu berhasil menarik pengunjung. "Kami nanti akan inventaris restoran-restoran Indonesia yang ada di luar negeri" ucap Mari.

Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, juga menuturkan bahwa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memaksimalkan potensi kuliner yang dimiliki bangsa sebagai upaya meningkatkkan kunjungan wisatawan. Menurut beliau kuliner sangatlah prospektif dan menjadi pintu gerbang pariwisata dan industri kreatif. (MED/Ezz)

Artikel Terkait
Thu, 10 Nov 2011 15:17
Saat proses pemilihan bahan baku ada beberapa tahapan seperti pengujian tingkat kematangan pada cabe yang dilanjutkan tahap pengujian tingkat kepedasan. Eko, Bagian Kualitas PT. Heinz ABC Indonesia menjelaskan, pengujian kepedasan cabe dengan cara cabe segar dipatahkan kemudian diambil bagian lidah cabe...
Mon, 7 Nov 2011 09:27
Chef Haryo Pramoe untuk berbagi tips mengolah hidangan kambing secara benar dan memeragakan resep andalannya, Tongseng Kambing. Selain di Mesjid Luar Batang, Jakarta, Bango juga berbagi kehangatan pada perayaan Idul Adha di Mesjid Raya Cipaganti Bandung bersama Chef Tatang dan di Mesjid Cheng Ho Surabaya.
Sat, 27 Aug 2011 21:53
Aktivitas antioksidan pun ditemukan lebih tinggi pada tubuh mereka yang keram memakan bumbu-bumbuan itu. Ini tentunya menunjukkan bahwa rempah-rempah ini memiliki sifat antioksidan menguntungkan kesehatan karena mengurangi kemungkinan penyakit kronis. Maka itu, tak mengherankan banyak dokter di dunia yang menyarankan bahwa penggunaan rempah-rempah dalam makanan sehari-hari...
Mon, 4 Jul 2011 11:39
Mengandalkan menu menarik seperti Sambel Gurame Cobek, Nasi Liwet ayam atau bebek, aneka seafood dan juga sop buntut spesial, resto yang ramai dikunjungi pada hari libur ini akan memanjakan lidah rilekser semua dengan citarasa luar biasa. Dengan fasilitas rumah saung yang menghadap langsung ke gunung, Rumah Makan dengan menu masakan bumbu keraton ini dirasa cocok sebagai tempat...
Mon, 4 Jul 2011 11:33
Bertempat di Jl. Raya Cimalaka 333, rilekser akan menemukan sensasi makanan Jawa tapi yang terletak di dataran Sunda, nah lho? kira-kira seperti apa makanan yang disajikan dan apa saja yang kita bisa temukan disini? yuk kita meluncur ke Rumah Makan Joglo sebelum menikmati santapan sesungguhnya di kota udang Cirebon!