Hafalan Shalat Delisa, Semangat Hidup untuk Korban Tsunami
Hafalan Shalat Delisa, Semangat Hidup untuk Korban Tsunami
Delisa bangkit, di tengah rasa sedih akibat kehilangan, di tengah rasa putus asa yang mendera Abi Usman dan juga orang-orang Aceh lainnya, Delisa telah menjadi malaikat kecil yang membagikan tawa di setiap kehadirannya. Walaupun terasa berat, Delisa telah mengajarkan bagaimana kesedihan bisa...

Musibah yang terjadi 7 tahun silam tampaknya masih berbekas dan tidak hilang ditelan bumi begitu saja. Ya, tragedi Tsunami menghantam kota 'Serambi Mekkah' dan meluluh lantahkan seluruh isi yang berada didalamnya. Kali ini, ditangan sutradara Sony Gaokasak tragedi yang menyeramkan itu kembali coba diangkat dalam sebuah film bertajuk "Hafalan Shalat Delisa".

Film yang diproduksi oleh KHARISMA STARVISION PLUS ini menceritakan tentang Delisa (Chantiq Schagerl) gadis kecil kebanyakan yang periang, tinggal di Lhok Nga desa kecil di pantai Aceh, mempunyai hidup yang indah. Sebagai anak bungsu dari keluarga Abi Usman (Reza Rahadian), Ayahnya bertugas di sebuah kapal tanker perusahaan minyak Internasional. Delisa sangat dekat dengan ibunya yang dia panggil Ummi (Nirina Zubir), serta ketiga kakaknya yaitu Fatimah (Ghina Salsabila), dan si kembar Aisyah (Reska Tania Apriadi) dan Zahra (Riska Tania Apriadi)

26 Desember 2004, Delisa bersama Ummi sedang bersiap menuju ujian praktek shalat ketika tiba-tiba terjadi gempa. Gempa yang cukup membuat ibu dan kakak-kakak Delisa ketakutan. Tiba-tiba tsunami menghantam, menggulung desa kecil mereka, menggulung sekolah mereka, dan menggulung tubuh kecil Delisa serta ratusan ribu lainnya di Aceh serta berbagai pelosok pantai di Asia Tenggara

Delisa berhasil diselamatkan Prajurit Smith, setelah berhari-hari pingsan di cadas bukit. Sayangnya luka parah membuat kaki kanan Delisa harus diamputasi. Penderitaan Delisa menarik iba banyak orang. Prajurit Smith sempat ingin mengadopsi Delisa bila dia sebatang kara, tapi Abi Usman berhasil menemukan Delisa. Delisa bahagia berkumpul lagi dengan ayahnya, walaupun sedih mendengar kabar ketiga kakaknya telah pergi ke surga, dan Ummi belum ketahuan ada di mana

Delisa bangkit, di tengah rasa sedih akibat kehilangan, di tengah rasa putus asa yang mendera Abi Usman dan juga orang-orang Aceh lainnya, Delisa telah menjadi malaikat kecil yang membagikan tawa di setiap kehadirannya. Walaupun terasa berat, Delisa telah mengajarkan bagaimana kesedihan bisa menjadi kekuatan untuk tetap bertahan. Walau air mata rasanya tak ingin berhenti mengalir, tapi Delisa mencoba memahami apa itu ikhlas, mengerjakan sesuatu tanpa mengharap balasan.

Dengan tagline "Delisa cinta Ummi karena Allah", film ini sudah tayang sejak 22 Desember 2011 kemarin di bioskop-bioskop kesayangan anda semua. Untuk anda yang belum sempat menontonnya, silahkan simak trailernya berikut ini. (21/Ezz)

Artikel Terkait
Fri, 23 Dec 2011 15:12
Para pencinta New Kids On The Block dan Backstreet Boys dapat memperoleh pre-sale tiket dengan harga spesial yang akan dijual secara online di www.rajakarcis.com pada tanggal 23 Desember 2011 mulai pukul 13.00-15.00. Harga tiket yang tersedia pada pre-sale tersebut adalah festival Rp. 750.000 dan VIP Rp.2.500.000...
Tue, 13 Dec 2011 17:13
Ketiga unsur budaya tersebut tari tradisi Bali sebagai Nominasi Daftar Representatif Budaya Tak Benda (representative list of intangible cultural heritage), kerajinan tangan noken khas masyarakat Papua sebagai daftar yang Membutuhkan Perlindungan Mendesak (urgent safeguarding of intangible cultural heritage)...
Fri, 9 Dec 2011 14:24
Mengusung konsep lyrics video alias video klip yang berisikan lirik, band yang telah menelurkan album 'Somewhere Someone' ini resmi merelease single jagoannya itu pada tanggal 8 Desember 2011 kemarin secara online di www.iambacks.com. Dengan total 8 lagu yang akan dihadirkan, BackAlley senantiasa merefleksikan lagu-lagunya itu untuk semua kawula...
Thu, 8 Dec 2011 09:11
Ketidakhadiran band-band ternama di Indonesia tersebut lebih dikarenakan tema yang diusung 34th Jazz Goes To Campus 2011 yang pada dasarnya ingin membawa kembali pagelaran Festival Jazz Tertua di Indonesia ini ke musik Jazz yang sebenarnya dengan tagline "Jazz The Way It Is".
Tue, 6 Dec 2011 09:12
Dengan diiringi hujan rintik-rintik, Nouvelle Vague beraksi di panggung Jazz The Way It Its. Suara seksi dari vokalis Nouvelle Vague dibalut dengan aksi panggungnya yang menggoda, membuat penonton JGTC 2011 ini enggan melewatkan penampilan internasional artis ini walaupun hujan sekalipun...