Sambal sudah menjadi bagian hidup di Indonesia dalam menikmati makanan. Terutama penduduk di kota besar seperti Jakarta, sambal adalah padanan makanan favorit bagi sebagian besar warganya. Menurut Wahyu Supartono dari Laboratorium Analisa Mutu dan Standarisasi, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Minat yang tinggi terhadap sambal ini dipengaruhi iklim tropis yang ada di Indonesia, "Iklim tropis suka sekali makanan pedas karena suhu panas sedangkan sub tropis lebih suka makan-makanan yang soft dan tanpa berani eksplorasi bumbu," ujar Wahyu di acara Temu Media Sambal ABC, di Upper Room, Annex Building, Jakarta. 10/11/11.
Konsumsi saus sambal yang tinggi bahkan hampir seluruh Indonesia, tentu membuat produksi saus sambal semakin hari semakin maju. Dalam memproduksi saus sambal ada 3 komponen penting yang menentukan kualitas sambal. Pertama yaitu bahan baku, kemudian proses pembuatannya dan yang terakhir adalah proses pengemasannya.
Saat proses pemilihan bahan baku ada beberapa tahapan seperti pengujian tingkat kematangan pada cabe yang dilanjutkan tahap pengujian tingkat kepedasan. Eko, Bagian Kualitas PT. Heinz ABC Indonesia menjelaskan, pengujian kepedasan cabe dengan cara cabe segar dipatahkan kemudian diambil bagian lidah cabe, "cabe bagian paling pedas adalah lidah cabe yang menempel dengan biji," ujar Eko.
Selanjutnya pada proses produksi, ada beberapa tahapan. Marwoto, Bagian produksi PT. Heinz ABC Indonesia menjelaskan proses awal produksi saus sambal yaitu proses sortasi jadi cabe yang sudah melewati tahap kualitas kontrol disortir kembali. Dan kemudian masuk tahap pencucian cabai hingga bersih yang dilanjutkan proses penggilingan cabe dan pemasakan. "suhu yang dibutuhkan dalam proses pemasakan 103 derajat," ujar Marwoto dan suhu itu untuk mempertahankan nilai gizi yang ada.
Setelah itu masuk ke proses selanjutnya yaitu glanding tank atau proses pencampuran. Di proses ini baru ditambahkan bumbu-bumbu tambahan. Setelah itu baru menuju tahap akhir yaitu proses penyaringan "Tujuannya untuk menstandarkan kualitas hasil penggilingan," ujar Marwoto.
Setelah tahap produksi, baru memasuki pengemasan. Di tahap ini, saus sambal yang sudah jadi tinggal dikemas dalam beberapa ukuran. Nah sudah tahu kan bagaimana proses pembuatan saus sambal dari mulai cabe mentah hingga menjadi sebotol saus sambal yang selalu menemani kita. (Dod)
