1001 Rahasia Di Masakan Negeri 1001 Malam
1001 Rahasia Di Masakan Negeri 1001 Malam
Menurut Chef Pierre, dengan memilih bahan-bahan yang segar, membuat mediteranian memiliki berbagai alternative teknik masakan. Bahkan tanpa rempah-rempah sekalipun,”Mediteranian Food dengan cara yang alami menurut saya ini merupakan cara memasak yang terbaik,” ungkap Chef yang memiliki spesialisasi di bidang Mediteranian Food ini.

Daerah Mediteranian atau biasa disebut Timur Tengah memiliki berbagai rahasia yang menarik untuk ditelusuri. Dari cerita dongeng Abu Nawas dengan kisah 1001 malam hingga aneka makanan dengan eksplorasi rempah-rempah yang digunakan sebagai bumbu dasarnya. Di negeri 1001 malam ini, berbagai macam masakan mulai dari produk roti seperti Roti Maryam hingga menu kudapan seperti Baklava hingga masakan dengan olahan daging menjadi primadona dan berkembang hingga ke penjuru dunia.

Di Indonesia, menu Mediteranian mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Dibuktikan dengan banyaknya restaurant-restaurant yang mengangkat tema mediteranian seperti Gadrie Food yang fokus pada pengembangan Roti Maryam dan Sambousa hingga berkembang keberbagai supermarket besar di Indonesia. Ataupun beberapa restaurant yang langsung mengadopsi konsep standing alone store yang dianggap konsep yang beresiko tinggi, sebut saja Al Safeer Restaurant, Bombay Blue, Hadramuot yang sudah “nyaman” dilokasinya untuk hadir memberikan sajian timur tengah yang mereka miliki.

Tidak sampai situ saja, masakan timur tengah pun menarik perhatian hotel-hotel berbintang di Jakarta. Sebut saja Shangri-La Hotel Jakarta, yang menghadirkan restaurant dengan menu timur tengah di Restaurant Satoo. Ataupun Sailendra Restaurant di hotel JW Marriot yang menghadirkan masakan timur tengah saat event-event khusus. Berbagai faktor yang membuat masakan timur tengah disukai salah satunya adalah pemilihan bahan-bahan yang digunakan.

Pierre Sauvaget, Chef di Hotel Intercontinental Jakarta Midplaza belum lama ini mengungkapkan kekagumannya pada masakan Mediteranian. Chef asal Prancis ini menungkapkan masakan Mediteranian merupakan makanan tanpa batas dan memberikan kebebasan bagi setiap Chef dalam berkreasi dan dalam membuat masakan Mediteranian membutuhkan banyak teknik.

“Teknik yang digunakan dalam membuat masakan menditeranian tidaklah sesulit membuat masakan Prancis,” ujar Chef Pierre. Ia membeberkan beberapa rahasia penggunaan bahan-bahan dasar yang digunakan dalam membuat masakan mediteranian, “Makanan Mediteranian menggunakan bahan-bahan segar dan lebih banyak menggunakan rasa dibanding masakan lainnya,” ungkap Chef Pierre.

Menurut Chef Pierre, dengan memilih bahan-bahan yang segar, membuat mediteranian memiliki berbagai alternative teknik masakan. Bahkan tanpa rempah-rempah sekalipun,”Mediteranian Food dengan cara yang alami menurut saya ini merupakan cara memasak yang terbaik,” ungkap Chef yang memiliki spesialisasi di bidang Mediteranian Food ini.

Memang bila dilihat dari segi segmentasi, restaurant yang mengusung tema mediteranian ini lebih banyak didominasi kalangan ekspatriat asal timur tengah ataupun warga negara keturunan. Tetapi melihat semakin bagusnya bisnis Food And Beverage di Jakarta saat ini. Bukan tidak mungkin masakan timur tengah ini mampu berkembang dan menjadi favorit masyarakat umum seperti menu masakan Italia ataupun Amerika. (Dod/Foto:goo)

Artikel Terkait
Wed, 2 Nov 2011 15:54
Berselancar di dunia maya sembari menikmati kebab tentunya menjadi sebuah kenikmatan tersendiri. Peluang itulah yang segera direspon dengan cepat Mr. Khu untuk membuka gerai pertamanya di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, Mr. Khu langsung hadir di sebuah warnet terbesar di Jakarta Barat, yaitu Ritter Cyber Cafe di bilangan Tanjung Duren 3.
Thu, 11 Aug 2011 09:16
Ramadhan ini banyak sekali kegiatan menarik yang bisa Anda kunjungi. Seaakan tidak mau kalah dengan La Piazza Kelapa Gading yang menggelar Arabian Night, Gandaria City juga menawarkan pesona Timur Tengah ala kisah 1001 malam.
Tue, 9 Aug 2011 09:00
Mencari sesuatu yang berbeda serta atmosfer bergaya Mesir, datanglah ke La Piazza Kelapa Gading. Mulai tanggal 5 - 21 Agustus, Anda bisa menikmati hidangan buka puasa serta hiburan menarik khas Timur Tengah.