|
11 Aug 2009 |
Isu lingkungan hidup kini menjadi isu global. Semua orang mengalaminya dan semua orang seharusnya turut pula menanggulangi dampaknya. Tidak hanya pekerjaan pemerintah semata yang harus menanggulanginya, tetapi juga tiap individu di dunia ini, termasuk para pemuda generasi penerus. Oleh karena itulah, Eco Indonesia dibentuk sebagai organisasi baru yang bertujuan mengajak anak muda menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Pada 8 Agustus 2009 lalu, Eco Indonesia meluncurkan websitenya melalui soft launching di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Peluncuran ini melibatkan para anak muda yang menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Melalui peluncuran web ini pula, Eco Indonesia memulai kampanye tahun pertamanya yang mengambil tema “Re-Think The Way We Live”. Tema ini diangkat untuk mengajak pemuda untuk memikirkan lebih dalam dampak dari gaya hidup masa kini terhadap lingkungan serta bagaimana dampak tersebut mempengaruhi kehidupan kita. Kampanye ini nantinya juga akan dilakukan melalui lomba Green Blogging Contest yang terbuka bagi seluruh anak muda Indonesia yang punya kepedulian lingkungan tinggi dan ingin seruannya didengarkan.
Dalam acara tersebut terjadi diskusi hangat yang dimotori oleh beberapa pemuda yang memaparkan ide briliannya dalam mereduksi dampak pemanasan global mulai dari pengkampanyean menyimpan data secara digital (paperless) hingga pembuatan billboard yang mampu mengurangi dampak dari emisi gas kendaraan yang dikeluarkan.
”Kita harus berjalan bersama, bergandengan tangan dan mendukung satu sama lain untuk menciptakan masa depan yang lebih sustainable dengan ekonomi yang rendah karbon. Dimulai dari mengintrospeksi cara pandang dan merubah gaya hidup kita. Setiap keputusan dan tindakan kita turut menentukan seperti apa dunia yang kita ingin tinggali dan warisi kelak,” ungkap Presiden ECO Indonesia, Iben Ismaron. (sab/foto: eryo)
 |