| Legenda Sungai Jodoh ( Cerita Rakyat Batam ) |
|
|
|
| 30 Oct 2008 |
|
Pada suatu masa di pedalaman pulau Batam, ada sebuah desa yang didiami seorang gadis yatim piatu bernama Mah Bongsu. Ia menjadi pembantu rumah tangga dari seorang majikan bernama Mak Piah. Mak Piah mempunyai seorang putri bernama Siti Mayang. Pada suatu hari, Mah Bongsu mencuci pakaian majikannya di sebuah sungai. Ular! teriak Mah Bongsu ketakutan ketika melihat seekor ulat mendekat. Ternyata ular itu tidak ganas, ia berenang ke sana ke mari sambil menunjukkan luka di punggungnya. Mah Bongsu memberanikan diri mengambil ular yang kesakitan itu dan membawanya pulang ke rumah. Mah Bongsu merawat ular tersebut hingga sembuh. Tubuh ular tersebut menjadi sehat dan bertambah besar. Kulit luarnya mengelupas sedikit demi sedikit. Mah Bongsu memungut kulit ular yang terkelupas itu, kemudian dibakarnya. Ajaib, setiap Mah Bongsu membakar kulit ular, timbul asap besar. Jika asap mengarah ke Negeri Singapura, maka tiba-tiba terdapat tumpukan emas berlian dan uang. Jika asapnya mengarah ke negeri Jepang, mengalirlah berbagai alat elektronik buatan Jepang. Dan bila asapnya mengarah ke kota Bandar Lampung, datang berkodi-kodi kain tapis Lampung. Dalam tempo dua, tiga bulan, Mah Bongsu menjadi kaya raya jauh melebihi Mak Piah Majikannya. Kekayaan Mah Bongsu membuat orang bertanya-tanya. Pasti Mah Bongsu memelihara tuyul, kata Mak Piah. Pak Buntal pun menggarisbawahi pernyataan istrinya itu. Bukan memelihara tuyul! Tetapi ia telah mencuri hartaku! Banyak orang menjadi penasaran dan berusaha menyelidiki asal usul harta Mah Bongsu. Untuk menyelidiki asal usul harta Mah Bongsu ternyata tidak mudah. Beberapa dari orang dusun yang penasaran telah menyelidiki berhari-hari namun tidak dapat menemukan rahasianya. Mak Piah dan Siti Mayang, anak gadisnya merasa tersaingi. Hampir setiap malam mereka mengintip ke rumah Mah Bongsu. Wah, ada ular sebesar betis? gumam Mak Piah. Dari kulitnya yang terkelupas dan dibakar bisa mendatangkan harta karun? gumamnya lagi. Hmm, kalau begitu aku juga akan mencari ular sebesar itu, ujar Mak Piah. Bertahanlah, ular itu akan mendatangkan harta karun, ucap Mak Piah. Sementara itu, luka ular milik Mah Bongsu sudah sembuh. Mah Bongsu semakin menyayangi ularnya. Saat Mah Bongsu menghidangkan makanan dan minuman untuk ularnya, ia tiba-tiba terkejut. Jangan terkejut. Malam ini antarkan aku ke sungai, tempat pertemuan kita dulu, kata ular yang ternyata pandai berbicara seperti manusia. Mah Bongsu mengantar ular itu ke sungai. Sesampainya di sungai, ular mengutarakan isi hatinya. Mah Bongsu, Aku ingin membalas budi yang setimpal dengan yang telah kau berikan padaku, ungkap ular itu. Aku ingin melamarmu untuk menjadi istriku, lanjutnya. Mah Bongsu semakin terkejut, ia tidak bisa menjawab sepatah katapun. Bahkan ia menjadi bingung. Ular segera menanggalkan kulitnya dan seketika itu juga berubah wujud menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa. Kulit ular sakti itu pun berubah wujud menjadi sebuah gedung yang megah yang terletak di halaman depan pondok Mah bongsu. Selanjutnya tempat itu diberi nama desa Tiban asal dari kata ketiban, yang artinya kejatuhan keberuntungan atau mendapat kebahagiaan. Akhirnya, Mah Bongsu melangsungkan pernikahan dengan pemuda tampan tersebut. Pesta pun dilangsungkan tiga hari tiga malam. Berbagai macam hiburan ditampilkan. Tamu yang datang tiada henti-hentinya memberikan ucapan selamat. Dibalik kebahagian Mah Bongsu, keadaan keluarga Mak Piah yang tamak dan loba sedang dirundung duka, karena Siti Mayang, anak gadisnya meninggal dipatuk ular berbisa. Konon, sungai pertemuan Mah Bongsu dengan ular sakti yang berubah wujud menjadi pemuda tampan itu dipercaya sebagai tempat jodoh. Sehingga sungai itu disebut Sungai Jodoh. HIKMAH : Sumber : http://www.e-smartschool.com/cra/001/CRA0010014.asp |
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dengan alasan demi nasionalisme menolak calon mahasiswa asal Malaysia. Terutama untuk Fakultas Kedokteran dan Farmasi. |
Kampusiana
| Beasiswa Senilai 23 Miliar Untuk Mahasiswa DIY Kuota penerima beasiswa akan disebar merata sesuai jumlah mahasiswa yang dimiliki tiap PTS... |
Mahasiswa Baru Wajib Gunakan Sepeda! "Seluruh mahasiswa baru harus menaati kebijakan itu dan kalau mereka melanggar akan dikenai sanksi... | Other Articles | ||
Artikel Terkait
Ceremonia
| Gaya Hidup Sehat Dibulan Ramadhan Bersama Soyjoy Mengkonsumsi makanan dengan nilai GI rendah adalah sangat dianjurkan di bulan puasa... |
Frisian Flag Indonesia dan Hypermart Salurkan Dana Bantuan Tahap Pertama Program “Berbagi untuk Maju” di Medan Penyerahan dana secara simbolik kepada siswa SDN 064960 Medan disaksikan oleh GNOTA dan Dinas Pendidikan Kota Medan | Other Articles | ||
Berbagi Cerita
Dear Blogger,
Untuk mendapatkan traffik lebih banyak di blog kamu, rileks.com memberikan kesempatan kepada para blogger untuk memposting juga artikelnya yang ada di blog masing-masing ke Rileks.com. Artikel yang diposting harus mengandung unsur menghibur, informatif, dan rileks/santai. Tidak boleh berbau politik praktis, pornografi dan SARA, serta maksud mendeskreditkan pihak lain. Semoga artikel kamu memberikan pencerahan dan hiburan bagi para pembaca rileks.com.
Terima kasih.
Sport Corner
| Mourinho: AC Milan Ancaman Berat Madrid! 03/09/2010 Mourinho memantau perkembangan transfer Milan karena Real Madrid bakal bertemu dengan Milan di Grup G Liga Champions... |
Kampusiana
| Calon Mahasiswa Asal Malaysia Tidak Boleh Kuliah di UMM Penolakan terhadap mahasiswa Malaysia yang ingin masuk FK tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asing lainnya... |
| Lainnya |
Polling
Sitemap
| HOME | LIFESTYLE | ENTERTAINMENT | COMMUNITY | FUN'z | ||||||














